Selasa, 30 November 2021
PT PLN (persero) telah membawa sektor pertanian menjadi lebih maju dan modern. Dengan semakin majunya sektor pertanian, maka akan menjadikan produktivitas semakin meningkat meningkat dan lebih efisien biaya.
Kemudian dengan didukungnya oleh listrik PLN, para petani berani berinovasi untuk memanfaatkan teknologi guna mendongkrak produktivitas dan menekan biaya operasional.
Para petani telah merasakan seluruh manfaat dari program Electrifying Agriculture ini.
“Konsep Electrifying Agriculture adalah perubahan gaya hidup para petani untuk berorientasi ke depan. Sehingga sector pertanian akan menjadi lebih maju, ekonomis dan lebih ramah lingkungan”, itulah yang disampaikan oleh Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.
Wakil Direktur Utama PLN telah merasakan sendiri manfaat dari Electrifying Agriculture. Ia mengisahkan pengalaman ibunya di Yogyakarta yang telah beralih menggunakan mesin penggilingan padi berbasis energi listrik. Sebelumnya ibunya menggunakan mesin penggiling diesel. Sejak menggunakan mesin penggiling padi listrik ini, produktifitasnya naik menjadi 5 ton per jam yang sebelumnya 7 ton per hari.
Direktur Niaga dan Management PLN Bob Saril menyatakan, jumlah petani yang tercatat sebagai pelanggan berpartisipasi Electrifying Agriculture ini mencapai 124 ribu petani di seluruh Indonesia. Mayoritas petani telah berpindah menggunkan pompa dan mesin penggilingan padi listrik. Petani bawang merah mengadopsi teknologi perangkap hama berbasis lampu, petani buah naga menggunakan rekayasa teknologi lampu (light trap), hingga peternak ayam yang menggunakan sisten kandang tertutup (closed house)
Untuk mengurangi biaya operasional dan meningkatkan produktivitas petani, PLN ikut berpartisipasi aktif. Kedua hal tersebut akan memudahkan petani untuk go digital untuk menjual produknya di market place.
Harapannya program ini dapat mendukung pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
PLN pun siap memasok listrik yang andal ke lumbung pangan atau Food Estate yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo.
Langkah PLN menggagas Electrifying Agriculture telah diapresiasi oleh Kasdi Subagyo, Sekretasis Jenderal Kementrian Pertanian.Kasdi menyebutkan bahwa kolaborasi antara kementrian pertanian dan PLN di program Electrifying Agriculture merupakan salah satu dari lima misi Kementrian Pertanian untuk membangun pertanian modern.
Sekretasis Jenderal Kementrian Pertanian, Kasdi mengatakan “Kerja sama kami dengan PLN adalah inovasi dan hasil kolaborasi yang sudah terbukti manfaatnya, seperti light trap perangkap hama dan irigasi listrik. Ke depannya, kami berharap PLN bisa menyediakan potensi energi yang ada di sentra pertanian, seperti energi matahari, air, dan lainnya yang bisa ditransformasikan menjadi energi listrik,”
Program Electrifying Agriculture PLN telah membawa pertanian Indonesia semakin maju, mandiri dan modern. Peran PLN besar sekali untuk mendukung sektor pertanian
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar